Jumat, 30 Oktober 2009

Soal ICT

1.Langkah-langkah yang benar untuk menjalankan program aplikasi Adobe Photoshop 7.0 adalah … (Point : 2)
a)Klik Start >> Program >> Adobe >> Photoshop 7.0
b)Klik Start >> Setting >> Adobe Photoshop 7.0
c)Klik Start >> Program >> Adobe Photoshop 7.0
d)Klik Start >> Run >> Adobe Photoshop 7.0
e)Klik Start >> Program >> CorelDraw 11.

2.Palet yang digunakan untuk memperbesar, memindahkan, dan mengecilkan tampilan disebut … (Point : 2)
a)Palet History
b)Palet Navigator
c)Palet Layer
d)Palet Swatches
e)Palet Info

3.jumlah titik persatuan luas yang mempengaruhi ketajaman dan detail file bitmap adalah … (Point : 2)
a)Intensitas
b)Vektor
c)Resolusi
d)Crop
e)File

4.Palet Style fungsinya untuk … (Point : 2)
a)Menerapkan kombinasi efek-efek yang terakhir digunakan
b)Mencampur dan memilih warna
c)Menampilkan informasi nilai komposisi warna yang sedang digunakan
d)Memilih warna yang telah tersedia
e)Memperbesar dan mengecilkan objek

5.Kumpulan tool dengan bermacam fungsi yang digunakan untuk pengolahan object atau gambar disebut … (Point : 2)
a)Palet
b)Toolbar
c)Toolbar Standar
d)Toolbox
e)Menu

6.Perintah yang digunakan untuk mengatur ukuran document adalah … (Point : 2)
a)Layer Size
b)Font Size
c)Tranformasion Layer
d)Canvas Size
e)Image Size

7.Untuk membuka document yang yang pernah dibuat sebelumnya adalah … (Point : 2)
a)Klik File >> Open
b)Klik File >> Creat
c)Klik Edit >> Open
d)Klik View >> Open
e)Klik Image >> Open

8.Berikut ini adalah bagian dari transformasi layer, kecuali … (Point : 2)
a)Scale
b)Rotate
c)Size
d)Skew
e)Distort

9.Jenis transformasi yang digunakan untuk mengubah bentuk object adalah … (Point : 2)
a)Scale
b)Rotate
c)Size
d)Skew
e)Distort

10.Perintah menu Select >> Deselect digunakan untuk … (Point : 2)
a)menghilangkan seleksi
b)mengembalikan kembali seleksi
c)membalik bentuk seleksi
d)menyeleksi seluruh gambar
e)menyimpan hasil seleksi

11.Tool yang digunakan untuk menyeleksi objek yang tidak teratur adalah … (Point : 2)
a)Marquee Tool
b)Lasso Tool
c)Magic Wand Tool
d)Eraser Tool
e)Move Tool

12.Perhatikan gambar dibawah ini :






Yang merupakan hasil dari transformasi perspective adalah … (Point : 2)
a)Gambar 1
b)Gambar 2
c)Gambar 3
d)Gambar 4
e)Gambar 5

13.Tool yang digunakan untuk memperbaiki foto agar tampak seperti baru adalah … (Point : 2)
a)Dodge Tool
b)Sharpen Tool
c)Smudge Tool
d)Blur Tool
e)Paintbrush Tool

14.Tool yang digunakan untuk menghapus pixel pada gambar foto adalah … (Point : 2)
a)Eraser Tool
b)Born Tool
c)Smudge Tool
d)Dodge Tool
e)Blur Tool

15.Text berikut dibuat dengan menggunakan efek … (Point : 2)
a)Outer Glow
b)Bevel
c)Emboss
d)Stroke
e)Drop Shadow

16.Yang berfungsi untuk meluruskan gambar adalah … (Point : 2)
a)1800
b)900 CW
c)Flip Horizontal
d)Flip Vertikal
e)Arbitrary

17.Yang berfungsi untuk mengeksekusi perintah-perintah tertentu secara otomatis adalah … (Point : 2)
a)Droplet
b)Workspace
c)Hand Tool
d)Action
e)Layer
18.Lembaran-lembaran bertumpuk yang membangun sebuah gambar adalah … (Point : 2)
a)Layer
b)Color
c)Switches
d)Action
e)History

19.Fungsi dari palet navigator adalah … (Point : 2)
a)membantu navigasi pada gambar yang besar
b)memperbesar/memperkecil tampilan gambar
c)mengukur jarak dan sudut
d)menyimpan konfigurasi option bar
e)mengukur letak tool pada Adobe Photoshop 7.0

20.Program apliaksi grafis berbasis bitmap dua dimensi dan tiga dimensi yang sering digunakan adalah … (Point : 1)
a)CorelDraw
b)Microsoft PowerPoint
c)Microsoft Word
d)Paint
e)Adobe Photoshop

21.Untuk membaut seleksi berdasarkan tingakat kesamaan warna menggunakan … (Point : 2)
a)Cropping Tool
b)Magic Wand Tool
c)Move Tool
d)Marquee Tool
e)Healing Tool

22.Lasso Tool digunakan untuk … (Point : 2)
a)Menggeser object pada layer yang aktif
b)memilih sebagian gambar dan membaung sisanya yang tidak dipakai
c)mengambil sample warna permukaan tertentu
d)membuat seleksi bebas
e)mengembalikan object seperti pada posisi history

23.Fungsi Status Bar dalam Adobe Photoshop adalah … (Point : 2)
a)informasi tentang warna pada object
b)untuk mengubah satuan ukuran warna
c)memberikan informasi tentang operasi yang sedang dilakukan
d)ruang/tempat untuk membuat lembar kerja
e)seperangkat fasilitas untuk mengedit atau memanipulasi file

24.Efek fotografi untuk mengatur pencahayaan agar lebih gelap adalah … (Point : 2)
a)Blur Tool
b)Sharpen Tool
c)Smudge Tool
d)Dodge Tool
e)Burn Tool

25.yang dimaksud dengan rotate adalah … (Point : 2)
a)mengubah besar skala
b)pergeseran
c)membuat gambar
d)memutar gambar
e)pola gambar

Selasa, 20 Oktober 2009

Emosi

Kecerdasan Emosional

Selama ini banyak orang menganggap bahwa jika seseorang memiliki tingkat kecerdasan intelektual (IQ) yang tinggi, maka orang tersebut memiliki peluang untuk meraih kesuksesan yang lebih besar di banding orang lain. Pada kenyataannya, ada banyak kasus di mana seseorang yang memiliki tingkat kecerdasan intelektual yang tinggi tersisih dari orang lain yang tingkat kecerdasan intelektualnya lebih rendah. Ternyata IQ (Intelligence Quotient) yang tinggi tidak menjamin seseorang akan meraih kesuksesan.

Daniel Goleman, seorang profesor dari Universitas Harvard menjelaskan bahwa ada ukuran/patokan lain yang menentukan tingkat kesuksesan seseorang. Dalam bukunya yang terkenal, Emotional Intelligence, membuktikan bahwa tingkat emosional manusia lebih mampu memperlihatkan kesuksesan seseorang.

Intelligence Quotient (IQ) tidak dapat berkembang. Jika seseorang terlahir dengan kondisi IQ sedang, maka IQ-nya tidak pernah bisa bertambah maupun berkurang. Artinya, jika seseorang terlahir dengan kecerdasan intelektual (IQ) yang cukup, percuma saja dia mencoba dengan segala cara untuk mendapatkan IQ yang superior (jenius), begitu pula sebaliknya. Tetapi, Emotional Quotient(EQ) dapat dikembangkan seumur hidup dengan belajar.

Kecerdasan Emosional (EQ) tumbuh seiring pertumbuhan seseorang sejak lahir hingga meninggal dunia. Pertumbuhan EQ dipengaruhi oleh lingkungan, keluarga, dan contoh-contoh yang didapat seseorang sejak lahir dari orang tuanya. Kecerdasan Emosi menyangkut banyak aspek penting, yang agaknya semakin sulit didapatkan pada manusia modern, yaitu:

  • empati (memahami orang lain secara mendalam)

  • mengungkapkan dan memahami perasaan

  • mengendalikan amarah

  • kemandirian

  • kemampuan menyesuaikan diri

  • disukai

  • kemampuan memecahkan masalah antar pribadi ketekunan

  • kesetiakawanan

  • keramahan

  • sikap hormat

Orang tua adalah seseorang yang pertama kali harus mengajarkan kecerdasan emosi kepada anaknya dengan memberikan teladan dan contoh yang baik. Agar anak memiliki kecerdasan emosi yang tinggi, orang tua harus mengajar anaknya untuk :

  • membina hubungan persahabatan yang hangat dan harmonis

  • bekerja dalam kelompok secara harmonis

  • berbicara dan mendengarkan secara efektif

  • mencapai prestasi yang lebih tinggi sesuai aturan yang ada (sportif)

  • mengatasi masalah dengan teman yang nakal

  • berempati pada sesama

  • memecahkan masalah

  • mengatasi konflik

  • membangkitkan rasa humor

  • memotivasi diri bila menghadapi saat-saat yang sulit

  • menghadapi situasi yang sulit dengan percaya diri

  • menjalin keakraban

Jika seseorang memiliki IQ yang tinggi, ditambah dengan EQ yang tinggi pula, orang tersebut akan lebih mampu menguasai keadaan, dan merebut setiap peluang yang ada tanpa membuat masalah yang baru.

Sumber : angelfire.com

Halusinasi dkk

Mengenal Persepsi, Ilusi, dan Halusinasi

Kita tentu sering sekali mendengar istilah persepsi, ilusi, maupun halusinasi. Pada ilmu kejiwaan, kata-kata tersebut sangat akrab bagi mereka yang berkecimpung di dalamnya. Tapi apa sebenarnya persepsi, ilusi, dan halusinasi ditinjau dari sisi kejiwaan ?

Persepsi adalah hasil interaksi antara dua faktor, yaitu faktor rangsangan sensorik yang tertuju kepada individu atau seseorang dan faktor pengaruh yang mengatur atau mengolah rangsangan itu secara intra-psikis. faktor-faktor pengaruh itu dapat bersifat biologis, sosial, dan psikologis. Karena adanya proses pengaruh-mempengaruhi antara kedua faktor tadi, di mana di dalamnya bergabung pula proses asosiasi, maka terjadilah suatu hasil interaksi tertentu yang bersifat "gambaran psikis".

Ilusi adalah suatu persepsi panca indera yang disebabkan adanya rangsangan panca indera yang ditafsirkan secara salah. Dengan kata lain, ilusi adalah interpretasi yang salah dari suatu rangsangan pada panca indera. Sebagai contoh, seorang penderita dengan perasaan yang bersalah, dapat meng-interpretasikan suara gemerisik daun-daun sebagai suara yang mendekatinya. Ilusi sering terjadi pada saat terjadinya ketakutan yang luar biasa pada penderita atau karena intoksikasi, baik yang disebabkan oleh racun, infeksi, maupun pemakaian narkotika dan zat adiktif.

Ilusi terjadi dalam bermacam-macam bentuk, yaitu ilusi visual (penglihatan), akustik (pendengaran), olfaktorik (pembauan), gustatorik (pengecapan), dan ilusi taktil (perabaan).

Halusinasi adalah persepsi panca indera yang terjadi tanpa adanya rangsangan pada reseptor-reseptor panca indera. Dengan kata lain, halusinasi adalah persepsi tanpa obyek.

Halusinasi merupakan suatu gejala penyakit kejiwaan yang gawat (serius). Individu mendengar suara tanpa adanya rangsangan akustik. Individu melihat sesuatu tanpa adanya rangsangan visual, membau sesuatu tanpa adanya rangsangan dari indera penciuman.

Halusinasi sering dijumpai pada penderita Schizophrenia dan pencandu narkoba. Halusinasi juga dapat terjadi pada orang normal, yaitu halusinasi yang terjadi pada saat pergantian antara waktu tidur dan waktu bangun. Hal ini disebut halusinasi hypnagogik.

Bermacam-macan bentuk halusinasi

Halusinasi akustik (pendengaran)
Halusinasi ini sering berbentuk :

  • Akoasma, yaitu suara-suara yang kacau balau yang tidak dapat dibedakan secara tegas

  • Phonema, yaitu suara-suara yang berbentuk suara jelas seperti yang berasal dari manusia, sehingga penderita mendengar kata-kata atau kalimat kalimat tertentu

Halusinasi visual (penglihatan)
Penderita melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Halusinasi visual sering menimbulkan ketakutan yang hebat pada penderita.

Halusinasi olfaktorik (pembauan)
Penderita membau sesuatu yang tidak dia sukai. Halusinasi ini merupakan gambaran dari perasaan bersalah penderitanya.

Halusinasi gustatorik (pengecap)
Halusinasi gustatorik murni jarang dijumpai, tetapi sering terjadi bersama-sama dengan halusinasi olfaktorik.

Halusinasi taktil (perabaan)
Halusinasi ini sering dijumpai pada pencandu narkotika dan obat terlarang.

Halusinasi haptik
Halusinasi ini merupakan suatu persepsi, di mana seolah-olah tubuh penderita bersentuhan secara fisik dengan manusia lain atau benda lain. Seringkali halusinasi haptik ini bercorak seksual, dan sangat sering dijumpai pada pencandu narkoba.

Halusinasi kinestetik
Penderita merasa bahwa anggota tubuhnya terlepas dari tubuhnya, mengalami perubahan bentuk, dan bergerak sendiri. Hal ini sering terjadi pada penderita Schizophrenia dan pencandu narkoba.

Halusinasi autoskopi
Penderita seolah-olah melihat dirinya sendiri berdiri di hadapannya.

Penderita Schizophrenia sangat perlu dikasihani karena penderitaan yang dialaminya. Tetapi mengapa banyak orang memilih untuk mengubah hidupnya yang indah dan berharga dengan memakai narkoba dan mengalami berbagai macam gangguan kejiwaan yang serius ? Tak seorangpun yang tahu ...

Sumber : angelfire.com

Artikel

Pengaruh Musik pada Anak

Penelitian membuktikan bahwa musik, terutama musik klasik sangat mempengaruhi perkembangan IQ (Intelegent Quotien) dan EQ (Emotional Quotien). Seorang anak yang sejak kecil terbiasa mendengarkan musik akan lebih berkembang kecerdasan emosional dan intelegensinya dibandingkan dengan anak yang jarang mendengarkan musik. Yang dimaksud musik di sini adalah musik yang memiliki irama teratur dan nada-nada yang teratur, bukan nada-nada "miring". Tingkat kedisiplinan anak yang sering mendengarkan musik juga lebih baik dibanding dengan anak yang jarang mendengarkan musik.

Grace Sudargo, seorang musisi dan pendidik mengatakan, "Dasar-dasar musik klasik secara umum berasal dari ritme denyut nadi manusia sehingga ia berperan besar dalam perkembangan otak, pembentukan jiwa, karakter, bahkan raga manusia".

Penelitian menunjukkan, musik klasik yang mengandung komposisi nada berfluktuasi antara nada tinggi dan nada rendah akan merangsang kuadran C pada otak. Sampai usia 4 tahun, kuadran B dan C pada otak anak-anak akan berkembang hingga 80 % dengan musik.

"Musik sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Musik memiliki 3 bagian penting yaitu beat, ritme, dan harmony", demikian kata Ev. Andreas Christanday dalam suatu ceramah musik. "Beat mempengaruhi tubuh, ritme mempengaruhi jiwa, sedangkan harmony mempengaruhi roh". Contoh paling nyata bahwa beat sangat mempengaruhi tubuh adalah dalam konser musik rock. Bisa dipastikan tidak ada penonton maupun pemain dalam konser musik rock yang tubuhnya tidak bergerak. Semuanya bergoyang dengan dahsyat, bahkan cenderung lepas kontrol. Kita masih ingat dengan "head banger", suatu gerakan memutar-mutar kepala mengikuti irama music rock yang kencang. Dan tubuh itu mengikutinya seakan tanpa rasa lelah. Jika hati kita sedang susah, cobalah mendengarkan musik yang indah, yang memiliki irama (ritme) yang teratur. Perasaan kita akan lebih enak dan enteng. Bahkan di luar negeri, pihak rumah sakit banyak memperdengarkan lagu-lagu indah untuk membantu penyembuhan para pasiennya. Itu suatu bukti, bahwa ritme sangat mempengaruhi jiwa manusia. Sedangkan harmony sangat mempengaruhi roh. Jika kita menonton film horor, selalu terdengar harmony (melodi) yang menyayat hati, yang membuat bulu kuduk kita berdiri. Dalam ritual-ritual keagamaan juga banyak digunakan harmony yang membawa roh manusia masuk ke dalam alam penyembahan. Di dalam meditasi, manusia mendengar harmony dari suara-suara alam disekelilingnya. "Musik yang baik bagi kehidupan manusia adalah musik yang seimbang antara beat, ritme, dan harmony", ujar Ev. Andreas Christanday.

Seorang ahli biofisika telah melakukan suatu percobaan tentang pengaruh musik bagi kehidupan makhluk hidup. Dua tanaman dari jenis dan umur yang sama diletakkan pada tempat yang berbeda. Yang satu diletakkan dekat dengan pengeras suara (speaker) yang menyajikan lagu-lagu slow rock dan heavy rock, sedangkan tanaman yang lain diletakkan dekat dengan speaker yang memperdengarkan lagu-lagu yang indah dan berirama teratur. Dalam beberapa hari terjadi perbedaan yang sangat mencolok. Tanaman yang berada di dekat speaker lagu-lagu rock menjadi layu dan mati, sedangkan tanaman yang berada di dekat speaker lagu-lagu indah tumbuh segar dan berbunga. Suatu bukti nyata bahwa musik sangat mempengaruhi kehidupan makhluk hidup.

Alam semesta tercipta dengan musik alam yang sangat indah. Gemuruh ombak di laut, deru angin di gunung, dan rintik hujan merupakan musik alam yang sangat indah. Dan sudah terbukti, bagaimana pengaruh musik alam itu bagi kehidupan manusia.

Wulaningrum Wibisono, S.Psi mengatakan, "Jikalau Anda merasakan hari ini begitu berat, coba periksa lagi hidup Anda pada hari ini. Jangan-jangan Anda belum mendengarkan musik dan bernyanyi".

Sumber : angelfire.com